Friday, June 30, 2017

APRIL SEMANGAT APRIL SEMANGAT!

Saturday, June 24, 2017

Hal Random Seperti Biasa

Entah kenapa gue merasa dibutakan oleh urusan duniawi, sampe gue lupa, ngga cuma gue doang yang bertambah tua setiap tahunnya, tapi juga kedua orang tua gue.

Gue baru sadar, setiap nyokap gue nyuruh untuk ngambilin sesuatu di lantai atas, itu bukan cuma karena dia mager (heu heu anak macam apa gue suudzon sama nyokap sendiri), tapi karena memang udah ngga kuat untuk naik tangga.

Beberapa hari lalu nyokap gue nyuruh untuk ngambilin sesuatu di atas. Ketika gue mau turun, gue liat nyokap gue ngga jauh dari tangga. Gue terdiam selama beberapa saat: dari tempat gue berdiri, gue bisa ngeliat nyokap gue dari atas, dan di situ gue sadar bahwa hampir seluruh rambut nyokap gue udah memutih.

Terus gue baru sadar kalo umur nyokap gue nyaris menginjak setengah abad.

Begitu juga dengan bokap gue, setiap kali gue denger dia batuk-batuk, gue sedih dan takut, meskipun secara fisik beliau masih terlihat sehat dan kuat.

Selama dua minggu ini, gue merasa kehadiran mereka sangat berarti bagi gue. Bukan berarti sebelumnya mereka ngga berarti, tapi dua minggu ini gue merasa... kesepian. Gue merasa gue tidak dianggap di suatu lingkungan yang baru, dan kadang situasi itu memaksa gue untuk tidak berbicara selama lebih dari lima jam berturut-turut. Kalo pun gue menghilang sepertinya ngga akan ada orang yang nyadar. Untuk orang yang senang mengobrol dan bergosip (HE), gue merasa tersiksa dengan situasi seperti itu:(

Gue sedih dan gue merasa orang-orang benci sama gue, kadang pengen nangis juga karena gatau harus bagaimana. Tapi, setiap sampe di rumah, orang tua gue selalu antusias untuk  nanyain hal-hal kecil yang terjadi selama gue ngga ada di rumah, kayak; "Tadi macet ngga?", "Tadi makan apa di sana?", dll. Sebenernya selama ini pun setiap gue pergi mereka selalu nanyain itu, tapi baru kali ini gue merasa kalo gue sangat diperhatikan, disayangi, dan dianggap; dan gue sangat bersyukur atas hal itu.

Dulu, gue berpikir bahwa definisi hidup bahagia adalah memiliki uang dan harta yang berlimpah. Namun, seiring dengan berjalannya waktu, gue rasa gue akan sangat bahagia kalo gue bisa melihat orang tua gue bahagia, terutama kalo mereka bisa bahagia karena gue.

Ya Allah, berikan kesempatan agar aku dapat membahagiakan orang tuaku ya Allah.

Gila sih ini kenapa gue nangis sambil ngetik ini.

Thursday, May 25, 2017

My Near Death Experience

BOOM. Suara itu terdengar begitu dekat, tetapi tidak terlihat tanda-tanda adanya ledakan di dekat situ. Ah, paling suara knalpot mobil orang, pikir gue saat itu. Bodoh.

"Kayak... suara bom?" Ucap nyokap gue, yang duduk tepat di sebelah gue di sebuah angkot menuju Kampung Melayu.

"Lah memang Mama pernah denger suara bom kayak gimana?" tanya gue, masih bercanda. Nyokap gue agak tersenyum dengan ucapan dia sebelumnya. Ya secara logika seorang April, mana mungkin ada bom di wilayah kayak gini: bukan kawasan elit, bahkan cenderung kumuh.

Angkot yang gue tumpangi akhirnya sampai di tempat pemberhentian terakhirnya, yaitu di bawah flyover Kampung Melayu. Turun dari angkot, gue dan nyokap melihat pemandangan yang berbeda dari hari-hari biasanya: banyak orang berkumpul melihat ke satu titik di sebelah toilet tepat di dekat halte Transjakarta, di mana ada asap mengepul tebal.

Friday, January 6, 2017

College Friends




Me in the group:
The only one in computer science major.
The only one who cannot act cute in front of camera.
The only one who is not photogenic and doesn't like sushi.
The only one who is not on Instagram, Snapchat, and Path.
The only one who would rather to stay at home than going to shopping mall.
The only one who is secretive and confusing.
.
.
.

Sunday, July 3, 2016

Angelina Jolie Again


Niatnya mau bikin WPAP Art Potrait gitu kan pake Illustrator, tapi pas diwarnain malah jadi kayak badut :(

Sunday, June 19, 2016

Dilan

Milea, kamu cantik. Tapi aku belum mencintaimu.
Engga tau kalo sore. Tunggu aja.”
(Dilan, oleh Pidi Baiq)
---