Thursday, May 12, 2016

Taylor Swift


Kalo boleh jujur, dulu gue pengen banget jadi kayak dia. Ya, dia, si mb di atas. Cantik, rambut keriting lucu, tinggi langsing, berbakat lagi. Lagu-lagu dia adalah soundtrack hidup gue jaman dulu, like hampir di semua aktivitas gue dengerin lagu dia.

Bahkan, setiap gue dengerin lagu dia yang "love story", satu scene spesifik dalam hidup gue selalu muncul di kepala gue. Bukan. Bukan kisah cinta gue yang tidak gue punyai itu, tapi saat-saat gue baca novel karena lagu ini selalu keputer. "Love story" adalah soundtrack gue baca semua series Percy Jackson.

Anyway, gue punya term "suara kenangan", dimana suara tertentu bisa mengingatkan gue akan suatu scene di masa lalu. Selain itu gue juga punya term "bau kenangan", kalo elemen yang mengingatkan gue akan masa lalu adalah bau. Ya gue punya banyak term, including "*insert element here* kenangan" lainnya.

Dan lagu Taylor Swift adalah "suara kenangan" yang mengingatkan kehidupan SMP gue. Sampe sekarang gue masih sedikit syok kalo sadar bahwa masa-masa terbaik dalam hidup gue sampe saat ini itu udah 7 tahun lalu.

Pengen deh rasanya kembali ke waktu dimana hal-hal tidak serumit sekarang. Tapi...... ngga juga deng hehe

No comments:

Post a Comment

Tanya kenapa?