Sunday, March 29, 2015

A History Enthusiast

Gue pernah ngepost alasan kenapa gue suka pelajaran sejarah sekitar dua atau tiga tahun lalu, tapi gapapa lah ya diulang lagi wkwk.

Pada dasarnya gue suka baca buku, terutama novel..........dulu, sebelum kuliah dan ngga punya waktu luang :( Ketika lo baca novel kesukaan lo, lo bakal terhipnotis dengan kata-kata yang ada di novel itu sehingga terkadang lo lupa akan waktu, dan ngga terasa lo udah menghabiskan lima jam hanya untuk menyelesaikan 300 halaman. Lo tenggelam dalam jalannya cerita dan imajinasi lo begitu liar di dalam kepala, sehingga ketika lo benar-benar menyelesaikan keseluruhan halaman, perasaan-perasaan aneh muncul di benak lo--ya, taulah ya maksud gue, kayak seakan-akan lo masih berada dalam jalannya cerita tapi ceritanya udah habis, dan dalam kasus gue, butuh berhari-hari untuk lepas dari imajinasi-imajinasi aneh pasca baca novel.

Ya, kayak begitu rasanya ketika gue baca sejarah. Kayak baca novel, tapi nyata; cerita yang ada benar-benar terjadi di suatu waktu, ngga kayak novel yang fiksi (tapi tetep asik wkwk).

Tapi dari berbagai sejarah, gue suka mempelajari sejarah Inggris. Karena apa? Karena dulu gue hanya bisa membayangkan raja, ratu, pangeran, atau putri lewat kartun Disney. And the best part is, semuanya nyata. Gue masih amazed dengan bagaimana orang-orang dulu mendokumentasikan hidupnya, dan bagaimana orang-orang disana sekarang masih berusaha untuk mencari tahu kebenaran dari sejarah yang ada. Kayak kasus penemuan tulang belulang dari King Richard III di tempat parkir di Leicester. Dia adalah raja Inggris terakhir yang meninggal dalam perang sekitar 500 tahun lalu. Keadaan tulang belulangnya juga mengindikasikan bahwa dia dikubur dengan tidak pantas; kedua tangannya menyatu seakan-akan diikat dan dipaksa masuk ke dalam lubang yang kekecilan untuk ukuran tubuhnya. Dan yang paling menakjubkan bagi gue adalah, bagaimana mereka mencoba untuk merekonstruksi bentuk kepalanya dari hasil penemuan mereka.

What a beautiful face isn't it? He doesn't look like a tyrant as described by Shakespeare

source: http://www.le.ac.uk/richardiii/science/facevoice.html

No comments:

Post a Comment

Tanya kenapa?