Saturday, January 10, 2015

Introvert? Extrovert?

You know lah orang-orang biasanya menggolongkan seseorang sebagai orang yang introvert atau orang yang extrovert. Terus gimana sama orang yang ambivert?

Ya lo tau lah di dunia ini ngga cuma ada hitam atau putih, tapi ada abu-abu yang lahir dari pencampuran keduanya. Begitulah ambivert. So what's ambivert?
An ambivert is a person who has both introvert and extrovert qualities and may bounce between the two. 

Selama ini gue meyakini kalo gue itu introvert. Gue suka solitude. Gue ngga suka pergi ke tempat ramai semacam mall: Mall bikin gue pusing. Gue suka di rumah, bengong, baca buku, dll. I can spend hours of doing nothing: deep thinking. Dan kebanyakan orang bertanya-tanya kenapa gue ngga bosen liburan di rumah aja. Selain itu, gue suka menghilang tiba-tiba dari kerumunan, or at least, gue menarik pikiran gue dari kerumunan sehingga walaupun gue hadir di tempat, pikiran gue ngga bener-bener ada di sana.

Tapi ada saatnya gue ngerasa kalo gue bahagia banget bisa berada di kerumunan orang; cerita-cerita aneh a la gue, ngelawak, mendengarkan gosip wkwk. Ada saatnya juga gue gamau pulang ke rumah karena gue merasa gue belom puas berinteraksi dengan teman-teman gue. Ketika liburan gini, ngga selamanya gue seneng sendirian karena terkadang gue kesepian. Dan ketika gue merasa kesepian, gue terlihat seperti makhluk yang paling menyedihkan di dunia HAHAHAH ga gitu......

Perubahan diri gue yang ekstrim, dari April yang enjoy berkumpul dengan teman-temannya menjadi April yang tiba-tiba pengen jalan-jalan sendirian ngelilingin Fasilkom wkwk, atau April yang seneng mengunci dirinya di kamar sendirian unttuk berpikir tentang apapun yang ingin dipikirkan sampe akhirnya nangis karena gue ngerasa gue melakukan ini karena gue ngga punya temen, itu bikin gue takut kalo ternyata gue bipolar. Like.....seriously, jangan menambah daftar panjang keanehan gue.

Dan gue menemukan sebuah artikel. Mengutip dari artikel itu:
With that being said, the ambivert can sometimes be a confusing to others; having both traits, we can sway too far in either direction rather easily. Our behaviors are likely to change with the situation, and we can easily become “unbalanced.” We enjoy doing something… until we don’t. These behavior “fluctuations” are a result of our need to find and stay balanced.
Akhirnya gue nyari tau tentang ambivert, dan gue menemukan banyak kasus yang kayak gue. I decided to take a quick test and the result is:



source:
http://www.learning-mind.com/what-is-an-ambivert-and-how-to-find-out-if-you-are-one/
http://www.danpink.com/assessment/

No comments:

Post a Comment

Tanya kenapa?